Personel Polres Tegal kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Slamet
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Tegal menggelar kegiatan ekspedisi pendakian yang sarat makna kebangsaan dan nilai pengabdian.

Elshinta.com - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Tegal menggelar kegiatan ekspedisi pendakian yang sarat makna kebangsaan dan nilai pengabdian. Sebanyak 24 personel gabungan dari Polres Tegal dan relawan SAR Bumijawa sukses menaklukkan Puncak Gunung Slamet melalui jalur pendakian Kompak pada Senin, 30 Juni 2025. Pendakian ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bumijawa IPTU Iman Agus F.
Ekspedisi ini bukan sekadar olahraga ekstrem, namun merupakan wujud persembahan simbolik kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia yang terus bertransformasi dan hadir di tengah masyarakat. Dengan mengibarkan bendera Merah Putih di puncak tertinggi di wilayah Jawa Tengah, rombongan menyampaikan pesan pengabdian dan keteguhan semangat Bhayangkara dalam menjaga keutuhan bangsa.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo melalui IPTU Iman menyampaikan bahwa pendakian ini memiliki makna lebih dari sekadar pencapaian fisik.
“Kami membawa semangat pengabdian hingga ke titik tertinggi wilayah kami. Di puncak Gunung Slamet, kami kibarkan Merah Putih sebagai lambang dedikasi dan loyalitas Polri yang tak pernah lelah menjaga negeri,” tegas IPTU Iman dalam keterangannya, Kamis (3/7/2025).
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang membangun solidaritas antara personel Polri dan relawan yang memiliki komitmen sama terhadap kemanusiaan dan cinta tanah air. Sepanjang perjalanan, rombongan dihadapkan pada tantangan alam yang ekstrem, dari suhu dingin yang menusuk hingga medan curam yang menguji fisik dan mental. Namun, semangat gotong royong, kedisiplinan, dan kerja sama menjadi kunci keberhasilan ekspedisi.
Menurut IPTU Iman, pengalaman pendakian ini juga menjadi cermin dari realitas tugas-tugas kepolisian yang penuh risiko dan membutuhkan keteguhan sikap.
“Kondisi alam yang kami hadapi menggambarkan dinamika tugas Polri—berat, menantang, tapi selalu dijalani dengan semangat dan profesionalisme. Semoga momentum ini menginspirasi seluruh anggota untuk terus menguatkan integritas serta mendekatkan diri dengan masyarakat,” imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Jumat (4/7).
Puncak acara ditandai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih yang berlangsung khidmat. Para peserta menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh haru, seraya memanjatkan doa untuk bangsa dan institusi Polri.
Ekspedisi ke Puncak Slamet ini menjadi simbol bahwa semangat Bhayangkara akan terus berkibar tinggi, seiring dengan komitmen Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa. Dari ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut, suara Polres Tegal menggema: "Polri hadir, Polri mengabdi, untuk Indonesia."